Home > Uncategorized > Batik – Warisan Budaya Ghana – CAN 2008

Batik – Warisan Budaya Ghana – CAN 2008

Apakah Anda tahu bahwa sebuah bangsa tanpa budaya adalah seperti orang tanpa jiwa Dan seorang pria tanpa jiwa adalah sebagai baik sebagai bayi masih kelahiran Dan bayi yang masih kelahiran adalah entitas yang tidak bisa mengambil dalam napas pertama kehidupan saat lahir Itu napas pertama kehidupan adalah jiwa yang merupakan bagian dari Pencipta Mahakuasa sendiri tanpa yang tidak ada manusia bisa bertahan

Mungkin Kitab Suci akan membantu untuk lebih menggambarkan titik saya mencoba untuk membuat di sini. Hanya membuka Alkitab King James Version dan lihat Kejadian Bab . Bunyinya Dan TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan meniupkan ke dalam hidungnya nafas kehidupan dan manusia menjadi makhluk yang hidup.

Pertama-tama Ghana dan dalam hal ini Afrika harus bangga bahwa ada warga negara dari benua yang kreativitas adalah di luar imajinasi. Untuk orang atau sekelompok orang yang duduk atau berdiri atau berada dalam gerak dan melalui attunement dan meditasi menerima inspirasi dari Sang Pencipta Agung dan mampu mengubah mereka ke dalam visualisasi realisasi dari apa yang ditampilkan di Ohene Djan baru diperbaharui Stadion selama lebih dari miliar orang untuk menyaksikan secara global aklamasi merit. Bahkan orang akan berharap pada akhir acara setidaknya para direktur dan koordinator dari seluruh episode seharusnya datang ke tengah stadion untuk menerima tepuk tangan bergemuruh dan tak berujung dan tepuk tangan. Mereka melakukan fantastis Bravo untuk semua pemain dan direksi mereka.

Dengan demikian arak-arakan budaya raksasa dilakukan di Ghana BISA upacara pembukaan adalah representasi luar biasa dari budaya Ghana dari semua sepuluh daerah serta representasi simbolis dari semua negara Afrika yang berpartisipasi dalam turnamen kenangan di negara ini.

Pertama helikopter yang terbang Ghana Bendera Nasional di stadion melambangkan bahwa kita semua Ghana pertama sebelum pertimbangan etnis lainnya. Kembang api berwarna-warni merupakan bentuk modern dari kita senapan tradisi hormat ketika peristiwa nasional yang besar adalah tentang lepas landas. Tiga wanita megah terbungkus kente berharga yang menyanyikan lagu kebangsaan menggambarkan trinitas Bapa Anak dan Roh Kudus yang kehadirannya harus diakui sebelum acara nasional.

Signifikansi budaya tradisional meniup tanduk adalah bahwa dalam istana raja-raja atau kepala suku di Ghana itu bentara awal dari suatu peristiwa penting. Tanduk digunakan untuk mengumumkan take off dari suatu peristiwa. Seperti drum berbicara tanduk berfungsi sebagai alat komunikasi tradisional untuk mengirim pesan di seluruh orang di kota dan desa. Jadi peniup terompet ratus pada upacara pembukaan secara simbolis mengumumkan ke Afrika dan seluruh dunia bahwa edisi Piala bergengsi Afrika hendak memulai di Ghana sehingga seluruh dunia harus waspada dan siap untuk merangkul acara tersebut. Dan tanduk blower muncul dari empat penjuru stadion melambangkan keempat mata angin bumi yaitu Timur Barat Selatan dan Utara. Dan dengan takdir Ghana sendiri diposisikan di tengah bumi. Sekali lagi secara simbolis Ghana melalui Upacara pembukaan memancarkan Cahaya Hidup dan Cinta ke seluruh pelosok dunia.

Aspek budaya akhir upacara pembukaan yang tidak bisa lepas disebutkan dalam kajian ini adalah parade bendera nasional dari berbagai negara mengambil bagian dalam turnamen. Banyak orang tidak memperhatikan aspek upacara. Saya ingat saat saya menunjukkan bendera ke penonton di sekitar tempat aku duduk dekat Papan Skor di stadion mereka kagum. Sekali lagi kreativitas yang masuk ke penciptaan mereka bendera itu luar biasa.

Jika untuk apa-apa Ghana telah menggunakan budaya yang kaya dia melalui upacara pembukaan Ghana CAN untuk memproyeksikan keindahan budaya Afrika ke surga biru. Saya berpendapat bahwa Penyelenggara Lokal Committee LOC harus mengadopsi dan mengadaptasi upacara pembukaan pada DVD dan CD di setiap Informasi modern dan Teknologi Komunikasi TIK sebagai Warisan Budaya Afrika untuk kemajuan budaya umat manusia untuk kemuliaan CREATOR itu.

Categories: Uncategorized Tags: , , , , ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: